[BERITA] PPI York Meriahkan Acara International Global Week di The University of York

Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) York pada tahun ini ikut berpartisipasi dalam acara International Global Week 2013 yang diadakan oleh International Students’ Association (ISA), The University of York, Inggris. Kegiatan ini berlangsung selama seminggu penuh, mulai dari tanggal 18-23 Februari 2013. Ada berbagai acara yang dilaksanakan, diantaranya Cultural Performance, Food Festival, York’s Got Talent dan beberapa kegiatan lainnya.

Dalam International Global Week 2013 kali ini, PPI York ikut serta dalam acara Cultural Performance dan Food Festival. Untuk acara Cultural Performance sendiri, tahun ini merupakan pertama kalinya PPI York ikut berpartisipasi dalam menampilkan kesenian tradisional Indonesia. Mahasiswa Indonesia di York menampilkan tarian Kecak dari Pulau Dewata.

Image

Photo by: Chris Marriott Photography 2013

Tari Kecak yang ditampilkan pada Cultural Performance Night tersebut mengisahkan bagian cerita epos Ramayana, yaitu penculikan yang dilakukan oleh Rahwana, yang terpikat dengan kecantikan Shinta (isteri Rama), serta penyelamatan Shinta oleh Hanoman (kera putih yang diutus oleh Rama). Tiga orang anggota PPI York memerankan tokoh Shinta, Rahwana dan Hanoman, dikelilingi para ‘penari’ kecak yang dengan semangat menggerakkan tangan dan badan sambil meneriakkan kata-kata ‘cak cak cak cak ke cak cak’.

Berikut video tarian kecak yang ditampilkan pada acara Cultural Performance Night

Meskipun berbekal latihan yang sangat minim serta dengan jumlah mahasiswa yang sangat terbatas, PPI York berhasil memperoleh response yang luar biasa dari para pengunjung. Hal ini ditandai dengan beberapa komentar positif yang disampaikan oleh beberapa mahasiswa di The University of York dan warga kota York yang hadir pada acara tersebut, seperti testimoni berikut ini:

It was very exciting for us to watch Indonesia student society performed Kecak dance (role play from Ramayana story). We felt like we were really in Bali when we watched it. You all performed confidently yet beautifully, we were amazed when knowing that you only had couple of weeks preparation because what we saw was a spot on performance! Good cooperation from all the performers, nice flow, it’s like you had been practiced for months! Excellent team work, great bond, hope to see more achievements from Indonesia student society in the future. We are looking forward to seeing another events where you all take part in! ( Indah dan Tim C., warga kota York)

“The Balinese Kecak Dance was an arresting and poignant display of traditional Indonesian culture that captured the hearts of an audience seeing it for the very first time. The beautifully embellished costumes, vividly coloured masks and graceful moves of the dancers (that of the white monkey in particular) made this performance a feast for the eyes. On the whole, it was a neatly executed performance in spite of the minor technical glitch at the start of the performance” (Sheena Kang, Singapore, BA in English Literature)

“in my opinion, your performance is very good and really interesting. But it was very difficult to capture the story on the screen while I was watching the dance. Then I ignored the screen and just focused on the dance. Excellent job!!!” (Weerapong Kitiwong, Thailand, PhD in Management)

“That was sooooo good! I loved it! Congratulations on the great job! I really like the intro and the ppt accompanying it and everything about it – very professional looking!” (Niranjala Seimon, Australia, International Student Adviser)

Acara Cultural Performance ini sendiri dihadiri oleh lebih kurang 500 penonton, baik mahasiswa dan masyarakat umum, serta diikuti oleh sepuluh negara yang berpartisipasi dalam mementaskan kesenian tradisional masing-masing negara.  Amerika Latin berhasil memperoleh voting terbanyak dari penonton, sehingga merenggut juara pertama dalam Acara Cultural Performance dengan menampilan berbagai tarian khas Latino, dimulai dari Salsa hingga Tango. Diikuti oleh Korea Selatan yang mengkombinasikan kesenian tradisional dan seni modern (termasuk tari Gangnam Style yang popular). Serta juara ketiga diperoleh oleh Jepang.

PPI York pada tahun ini juga kembali berpartisipasi dalam acara Food Festival. Tahun ini PPI York menyajikan lima makanan khas Indonesia, yaitu Sate, Bakso, Martabak Manis, Martabak Telur, serta Es Teler. Antusiasme pengunjung terhadap makanan Indonesia begitu besar dengan ditandai dengan ramainya pengunjung yang harus antri di depan food stall Indonesia yang dihias dengan dekorasi bernuansa Bali. Berikut kesan salah satu pengunjung setelah menyicipi makanan khas Indonesia:

The Indonesian food extravaganza was a once in a lifetime experience for my taste buds – the satay chicken was novel and sublime, and the meatball soup was an enchanting blend of authentic and intriguing flavours. Overall a spectacular medley of culinary delight, definitely should have won! (Michael Conboy, mahasiswa Hull York Medical School)

“I thought Indonesian would have won, and I like bakso…I just want to have the recipe… Wow, how dare you all serve soup in the event and managed to make it tasted nice”
(Jittinan Apinyanon, Thailand, PhD student in Economics, second round participant of wentworth masterchef)

“The Indonesia food is really nice!!! I’m so enjoy the chicken roll with sticks (Satai). If it is possible, I will drink the drunken ice next time! Hoping more fantastic food! Thank you for all” (Sha Sha, China, MSc in Development Economics)

“The Indonesian people are friendly and enthusiastic. I really like the food, especially the one tastes like the cake (Martabak Manis).” (Song Yang, China, MSc in Development Economics)

“I attended the food Fiesta organised by YUSU and it was a great success. I enjoyed trying all the different food prepared by different societies and I voted Indonesian society as the best food stall. I enjoyed sampling all the food on their stall, especially the meatball soup that was tantalisingly delicious! Well done to everyone and I look forward to sampling more Indonesian food!” — Yasmin

Pada acara Food Festival ini, Malaysia, Brunei Darussalam dan Turki berhasil menjadi juara untuk kategori makanan favorit dan Amerika Latin terpilih sebagai negara dengan kategori dekorasi terbaik.

Image

Photo by: Chris Marriott Photography 2013

Meskipun tidak memenangi kompetisi ini, PPI York telah berhasil memperkenal budaya serta makanan khas Indonesia kepada warga York. Karena selama ini, di mata masyarakat dan mahasiswa di the University of York, Indonesia masih sangat asing. Dengan ikut berpartisipasi dalam acara International Global Week, PPI York berhasil menarik minat masyarakat untuk mengetahui dan mengenal budaya Indonesia dengan lebih baik.

One Reply to “[BERITA] PPI York Meriahkan Acara International Global Week di The University of York”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s